Pengetahuan tentang relai

Kini dapat diperoleh di pasaran berbagi tipe relai, mereka ditandai dengan berbagai cara pula. Relai dapat digolongkan dalam beberapa golongan utama yaitu :

  • Relai Elektromekanik terdiri atas sebuah armature inti besi yang ditarik oleh medan magnet yang dijangkitkan oleh sebuah kumparan. Armatur membuka atau menutup kontak – kontak relai. Arus “tarik” bergantung kepada banyaknya kontak, daya yang diperlukan lazimnya berada diantara kira-kira 30 dan 600 mW. Impedansi kumparan ada di antara kira – kira 250 dan 2200 ohm. Waktu swits “ON” dan ” OFF” ada kira – kira 10 mdet dan 3 mdet.

  • Relai Lidi terdiri atas dua lidi bermagnet yang berada di dalam sampul gelas yang terisi gas pelindung. Relai diaktifkan oleh medan magnet yang tersedia juga dalam kemasan DIL. Pemakaian daya bergantung pada tipe yang bervariasi antara 200 dan 800 πdet.

  • Relai Zat Padat terdiri atas sebuah LED dan detector foto, yang lazimnya disusul dengan triac. Waktu switsnya sangat cepat dan pemakaian daya adalah minimal.

BAHAN KONTAK :

  • Perak jangan dipakai untuk tegangan kurang dari 6 V, mengingat kesulitan yang akan ditimbulkan oleh sulfur. Sering kali kontak – kontak diberi tipis emas guna melindungnya selama tidak sedang dioperasikan.
  • Perak Nekel memiliki sifat – sifat seperti perak, tetapi lebih mampu mengikuti arus penswitsnya yang lebih besar dan cocok untuk dipakai di dalam rangkaian – rangkaian penerangan
  • Oksidasi Perak Kadmium tidak mudah leleh, karena itu cocok untuk penswitstan kelengkapan yang diberi dari jaringan listrik umum yang disertai puncak – puncak sudut tinggi. Kurang cocok untuk dipakai dibawah 12 V dan di mana pembusuran perlu dihindari.
  • Tungsten sangat cocok untuk penswitan daya – daya besar sebab sangan keras, tahan terhadap lelehan dan busuran. Cenderung untuk beroksidasi dan karenya tidak akan dapat dipakai disetiap iklim dan pasti tidak dalam iklim tropic. Sangat cocok untuk penswitan beban besar di mana pembusuran tidak merupakan masalah. Tidak cocok untuk tegangan di bawah 24 V dan hal – hal di mana pembusuran perlu dihindari.
  • Emas sangat cocok untuk tegangan dan arus sangat rendah dan memiliki resistansi kontak konstan. Ini membuatnya cocok untuk penswitan “kering” yaitu di mana lebih diutamakan isyarat dari tegangan.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s