Resistor tak linier tidak memiliki konstan yang pasti. Harganya sangat tergantung pada suhu atau intensitas cahaya.

Resistor NTC

Resistansi komponen-komponen ini turun kalau suhunya naik. Mereka memiliki koefisien suhu negative (negative temperature coefficient, NTC). Tiap pabrik menyatakan sesuatu harga pada +250C (298K) dan daerah tetapan “B” (untuk suatu suhu tertentu, misalnya B25/85 ) untuk setiap tipe resistor NTC. Reistansinya pada suhu yang lebih tinggi atau lebih rendah akan dihitung dengan menerapkan persamaan :

R25RT = eB.[(1/298) – (1/T)

Contoh R25 = 500 Ω, B = 5200 R pada 700C = 50 Ω

Koefisien suhu negative lazimnya kira-kira 2,5….6%/K. Resistor NTC yang banyak dipakai dalam eletronika hobby adalah berbentuk cakram. “Faktor borosan” adalah daya yang harus diboroskan berupa panas di dalam resistor kalau suhu naik 10C (atau 1K), dari +250C hingga +260C. Ini adalah kira-kira 10 mW/K pada resistor bentuk cakram. Kalau resistor NTC hendak dipakai sebagai pengindera suhu, beban listriknya perlu dipertahankan relative kecil.

Resistor PTC

Resistor unsure ini naik kalau suhunya naik. Tidak seperti halnya resistor NTC. Resistansi resistor PTC (positif temperature coefficient) pada suhu tinggi tidak akan dapat dihitung dengan rumus sederhana. Koefisien suhu hanyalah positif di antara dua suhu tertentu. Di luar jangkauan itu koefisien suhunya sama dengan nol, atau bahkan negative.

Contoh : R25 = 50 Ω, toleransi + 30%.

Resistor PTC dikenal juga sebagai termistor PTC

 

 

 

Resistor peka cahaya (LDR)

Resistor peka cahaya (LDR) memiliki resistansi sangat tinggi dalam gelap (kira-kira 10MΩ) yang merosot sampai kira-kira 100…300 Ω dalam cahaya kuat (misalnya 100 lux yaitu intensitas cahaya dalam ruang duduk dan lain sebagainya)

“Harga pulih” (recovery value) sebuah LDR berarti perubahan resistansi dalam KΩ per detik bila intesitas cahaya sekonyong – konyongnya merosot dari (misal  : 1000 lux sampai 0 lux (gelap gulita). Harga ini ada kira-kira 100 KΩ/det.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s